Taruhkan Nyawa Bertarung dengan Api, Honor Petugas Damkar Sumedang Hanya Rp 376 Ribu

by -88 views

Bertarung melawan api memang sudah jadi makanan sehari-hari para pasukan pemadam kebakaran (damkar) di mana pun.

Namun bagi pemadam kebakaran Kabupaten Sumedang, masih ada satu tugas tambahan, yaitu bertarung melawan anggaran damkar yang terus menerus turun setiap tahunnya.

Menurut pengakuan para petugas damkar yang ikut meramaikan perayaan Ulang Tahun ke-99 Pemadam Kebakaran di Kabupaten Sumedang, honor anggota damkar yang tidak seberapa saja turun hingga hampir lima puluh persen tahun ini.

“Honor petugas tahun sekarang turun, dari Rp. 600 ribu-an, menjadi Rp. 376 ribu saja perbulan,” ujar Soekarno Tri Kusumah (31), petugas damkar, ketika ditemui Tribun Jabar di Alun-Alun Sumedang, Senin (26/3/2018).

Ironisny, dengan honor sebesar Rp. 376 ribu per bulan tersebut, para petugas tidak diberikan tunjangan lainnya.

 

Bahkan, para petugas lapangan yang ‘bersentuhan’ langsung dengan api tidak diberikan BPJS ataupun asuransi kesehatan lainnya.

Padahal, menurut Soekarno Tri Kusumah, para petugas damkar di tempat lain mendapatkan uang resiko kebakaran.

“Kami juga menuntut bukan semat-mata karena uang, tapi kan resiko pekerjaan kami sangat besar, menyangkut nyawa,” ujar Soekarno Tri Kusumah.

Petugas damkar Kabupaten Sumedang lainnya, Deni (30), mengungkapkan, bila petugas damkar terluka atau sakit saat bertugas, maka biaya kesehatan terpaksa merogoh dari saku sendiri.

“Padahal yang ke lapangan memadamkan api itu petugas honorer semua, tidak ada ASN,” ujae Deni

 

Soekarno menyampaikan, para petugas pun sudah menyampaikan keluhan mereka ke pimpinan. Sayangnya, jawaban yang diberikan dianggap terlalu klise, yaitu anggaran dari pemerintah yang terbatas.

Deni dan Soekarno berharap ada perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para petugas damkar di Kabupaten Sumedang.

“Minimal sudah UMR lah, karena di Kabupaten Sumedang sudah sangat tidak layak,” ujar Soekarno Tri Kusumah.

Di Kabupaten Sumedang sendiri, jumlah petugas pemadam kebakaran mencapai 100 orang, jumlah tersebut disebar agar dapat mengkaver seluruh Kabupaten Sumedang.

Sumber : http://jabar.tribunnews.com