Tergusur Waduk Jatigede, Tiga Sekolah Belum Dibangun

by -189 views

Tergusur Waduk Jatigede, Tiga Sekolah Belum DibangunMasih ada tiga sekolah yang harus dibangun pemerintah daerah untuk memaksimalkan keberlangsungan pendidikan warga eks genangan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang. Sekolah yang harus dibangun antara lain untuk SDN Kebonkopi, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, yang hingga saat ini proses kegiatan belajar mengajar (KBM)- nya menumpang di Yayasan Kiai Demang Cipaku (YKDC) di Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang.

Pembangunan sekolah SDN Kebonkopi masih menunggu anggaran untuk membangun. Sedangkan lahan untuk bangunan sekolah sudah disiapkan.

“Untuk pengadaan lahan bagi sekolah SDN Kebonkopi sudah diupayakan oleh pihak desa. Tinggal menunggu anggaran untuk membangunnya,” kata Kades Pakualam Yuyud kepada wartawan, Senin (1/5/2017).

Ia menyebutkan, pembangunan SDN Kebonkopi harus disegerakan mengingat, selama ini proses KBM siswa SDN Kebonkopi belum maksimal karena menumpang di bangunan pesantren YKDC.

“Saya prihatin kalau pendidikan warga saya terlantar. Apalagi ini sudah berlangsung lama,” katanya.

Komite Suara Rakyat Bersama (KSRB) menyoroti belum terbangunnya sekolah pengganti SDN Cijeunjing 2 di Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede yang terkena dampak PLTA Jatigede.  Sama halnya dengan SDN Kebonkopi, proses KBM para siswa SDN Cijeunjing 2 terpaksa menumpang di salah satu sekolah pendidikan usia dini.

“Kalau lahan sudah tersedia. Tapi belum dibangunkan sekolah. Ini yang harus dipertanyakan. Jangan sampai proses belajar anak-anak terganggu akibat ketidaknyamanan tempat,” ujar Ketua KSRB, Rohmat Hidayat.