Terharu Mendengar Kisah Keluarga Lumpuh

by -97 views

Jatinangorku.com – Bupati  Sumedang, H. Ade Irawan, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) serta sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan Kab.
Sumedang, menjenguk keluarga penderita kelumpuhan di Dusun Bojongloa Desa Girimukti Kec. Sumedang Utara, Jumat (23/1/2015).

Setiba di rumah petak yang dihuni Adeng (46) kepala keluarga (KK), dan anak-anaknya, Holidin (26), Devi (22) dan Ridwan (11), bupati
beserta rombongan langsung terpana begitu melihat kondisi mereka yang sangat memprihatinkan.

Bagaimana tidak, kecuali Ridwan, yang kini duduk dibangku kelas IV Sekolah Dasar, ayah dan kedua kakaknya sudah mengalami kelumpuhan yang
cukup lama.

Adeng misalnya, sudah mengalami kelumpuhan permanen selama 17 tahun atau sejak menginjang usia 29 tahun. Sedangkan Holidin, mengalami
kelumpuhan sejak berusia 18 tahun dan kakak perempuannya Devi, menderita kelumpuhan sejak usinya menginjak 11 tahun.

Sesaat kemudian, bupati beserta rombongan begitu terharu setelah mendengar kisah jika yang merawat mereka selama ini, mulai dari
membantu mandi dan memberikan makanan tiada lain adalah Ridwan, sang bocah kecil.

Sementara itu, meski Adeng sudah menikah dengan Tini (46), tapi dia jarang ada di rumah karena mencari nafkah di luar daerah. Demikian
pula dengan Sukwa (18) kakak kandungnya sehat. Dia lebih memilih tinggal dengan pamannya di Bogor.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, kebiasaan itu dilakukan Ridwan, rutin setiap dia pulang sekolah. Setelah selesai memandikan dan memberi makan, Ridwan tidak diam. Dia pun harus keliling kampung untuk menjualkan jajanan “bala-bala” milik tetangganya.

Dari hasil jualannya itu, Ridwan mendapat upah Rp 5.000. Uang itu, tidak digunakan untuk keperluannya sendiri, tetapi Ridwan gunakan
untuk membeli kerupuk untuk makan atau sabun cuci. “Bagi kami tidak ada istilah terlambat untuk membantu mereka yang sedang kesusahan. Dan
dari kejadian ini, kita bisa mengambil hikmah yang besar, karena sunggu mulia, anak sekecil ini bisa menjadi tulang punggung keluarga. Ini sungguh luar biasa,” ucap, bupati seraya memeluk Ridwan.

Pada kesempatan itu, bupati menyerahkan bantuan uang dari saku pribadinya, untuk memperbaiki rumah mereka. Bupati lantas mengetuk
hati semua yang ikut bersamanya untuk menyisihkan sebagian rejekinya untuk membantu meringankan beban keluarga Adeng. Selain itu, bupati
juga, telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, untuk memberikan alat bantu berjalan kepada mereka,
sekaligus merujuk mereka untuk mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang.

“Sekarang jangan bicara dulu masalah uang, yang terpenting hari ini juga mereka harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan sehingga bisa ditemukan penyebab kelumpuhannya. Selain itu, saya berharap rumah mereka segara diperbaiki sehingga layak huni. Mudah-mudahan upaya yang kami lakukan ini, dapat membantu meringankan beban hidup mereka. Dan saya berharap, setiap bupati datang, permasalahannya bisa jadi beres,” tandasnya.

 

Sumber : http://www.galamedianews.com/