Terima Sertifikasi, Jangan Salah Urus Administrasi

by -10 views

Terima Sertifikasi, Jangan Salah Urus Administrasi

Jatinangorku.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang mengingatkan guru-guru agar jangan salah urus administrasi untuk persyaratan penerimaan dana sertifikasi. Jika masih salah, dana tersebut tidak akan cair.

Di Sumedang, masih ada 3.200 guru yang salah urus adminsitrasi sehingga dana sertifikasi pada 2011 dan 2012 belum diterima. Kondisi ini mengganggu kelancaran mekanisme pembayaran dana sertifikasi dari pusat.

“Masih ada 3200 guru yang belum menerima dana tunjangan sertifikasi karena kurangnya kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi guru atau salah mengurus administrasi. Jadi pemkab masih berhutang dana sertifikasi yang sedianya sudah dibayarkan pada 2011 dan 2012,” kata Kasi Pendidik dan Kependidikan di Dinas Pendidikan Sumedang Cecep Hidayat, Selasa. (1/7/2014).

Menurut Cecep, jumlah tersebut semula sangat banyak. Namun pihak dinas terus mendorong guru agar segera melengkapi persyaratan.

“Semua ada 6000 guru yang kurang lengkap administrasinya, sekarang tinggal 3400 orang,” ucap Cecep.

Administrasi yang kurang atau salah urus misalnya, belum terbitnya SK Tunjangan Profesi dari kementerian, sementara guru tersebut sudah memenuhi jumlah jam mengajar. Masalah lain adalah kelengkapan SK kenaikan pangkat, golongan, jabatan dan lain sebagainya yang terkendala pada kurang sah atau legalnya surat tersebut.

Ada pula guru yang kehilangan surat-surat. Pencatatan berkas-berkas tersebut sering terkendala sistem dapodik karena terbatasnya operator dan perangkat komputer.

“Jika tidak ada administrasi atau berkas-berkas tersebut maka dana tunjangan tidak akan cair,” imbuh Cecep.

Kini, Dinas Pendidikan melalui Bidang Mutendik sudah melakukan verifikasi dan sinkronisasi data administrasi. Setelah dilaksanakan verifikasi, kekurangannya sudah disampaikan ke BPKP dan ditindaklanjuti Mendiknas.

Cecep menjelaskan, dana tunjangan sertifikasi ini sebenarnya tidak mengalami kendala dari pusat. Namun pengelolaan data di tingkat daerah, menjadi kendala bagi pencairan dana yang dapat langsung diterima melalui rekening pribadi guru penerima dana sertifikasi

Sumber : http://www.inilahkoran.com/