Terjaring Operasi Lalulintas, Perempuan Ini Mengomel di Depan Polisi di Jatinangor: “Saya Melanggar Apaan Pak?”

by

Seorang perempuan pengemudi sepeda motor mengklaim dirinya tak salah apapun saat polisi menanyainya mengapa dia tidak menggunakan helm. “Saya melanggar apaan Pak?” katanya.

Peristiwa ini terjadi saat Satuan Lalulintas Polres Sumedang menggelar Operasi Zebra Lodaya 2018, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu 4 November 2018. Saat itu, perempuan berjaket merah dengan rambut diikat itu menaiki sepeda motor matic di ruas Jalan Raya Jatinangor.

Polisi menghampirinya karena dia selain menghalangi pengguna jalan lain dengan berhenti di tikungan jalan, perempuan itu juga secara kasat mata melakukan pelanggaran lalulintas.

Peristiwa ini terekam kamera wartawan OPSI.ID, Kiki Andriana. Dalam video itu, terdengar percakapan antara Polantas dengan perempuan tersebut yang kemudian ditemani teman perempuannya.

“SIM saya di kosan Pak, di sana. Saya mau ambil STNK, SIM, dan helm,” kata perempuan itu. Gaya-gayanya seperti Mahasiswi di Universitas di Jatinangor.

“Ya tetap kamu masih melanggar,” kata Polantas mendengar rencana perempuan itu mengambil surat-surat kendaraan dan helm.

“Melanggar apaan ya Pak?” jawabnya dengan gesture melepas diri dari tanggung jawab.

“Ya kamu gimana anak kuliahan kok begitu (tidak faham aturan lalulintas),” kata Polantas.

“Saya cuma mau mindahin motor Pak,” katanya seraya memanggil teman perempuannya yang datang tanpa membawa helm.

Dalam cekcok itu, terdengar perkataan “Ada operasi begini buat apa ya Pak?”

Wartawan OPSI.ID yang merekam peristiwa itu juga kena semprot. Perempuan itu mengomel bahwa memvideokan kejadian itu tidak boleh tanpa seizin narasumber.

Dalam Operasi Zebra itu, tercatat sekitar 162 pengguna kendaraan terjaring operasi. Ratusan kendaraan tersebut ditilang oleh polisi karena melanggar aturan berlalulintas.

 

 

 

Sumber : http://opsi.id