Tersinggung, Satpol PP Ontrog Kantor BKD

by -16 views

Tersinggung, Satpol PP Ontrog Kantor BKD

 

Jatinangorku.com – Sedikitnya 140 petugas Satpol PP Kota Bandung ontrog Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD), di Jln. Wastukencana, Senin (2/9). Kedatangan mereka terkait pernyataan dari pihak BKD yang menyinggung institusinya.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengatakan, kedatangan Satpol PP pun tidak dengan emosi, karena kemudian mereka beraudeensi dengan BKD.

Namun reaksi ini dinilai Ferdi manusiawi karena anggota di lapangan sudah bekerja siang malam. “Kami sampaikan keinginan dan keberatan kepada BKD,” ungkapnya usai berdiskusi dengan Sekertaris BKD, Atet D. Hadiman .

“Kami tidak mengeluh meski kurang personel, kami tetap bekerja siang malam dan bahkan di saat libur,” ujar Ferdi.

Karena itulah, kata Ferdi, kedatangan Satpol PP ke BKD untuk meluruskan bila kekurangan personel ini bukan berarti Satpol PP tidak bekerja.

Jika dilihat dari rasio wilayah dan permasalahan yang semakin kompleks, Ferdi mengaku, personel yang ada tidak mencukupi. Karena saat ini, banyak PNS yang pensiun namun personel tidak bertambah. Terlebih berdasarkan PP No. 6/2010 tentang SOTK ditambah Perda No. 6/2012, anggota Satpol harus berasal dari PNS.

“PP mengisyaratkan Satpol PP adalah PNS dengan kriteria tertentu. Kalaupun pemkot belum memenuhi penambahan personel, kami paham karena terbentur PP,” ungkapnya.

Untuk penambahan petugas melalui outsourcing, Ferdi mengatakan, pihaknya tidak mau memecahkan masalah dengan menimbulkan masalah baru. Tambahan personel ini, diakui Ferdi bisa saja dari instansi yang gemuk.

Satu sistem

Sementara Sekretaris BKD, Atet D. Handiman mengatakan, kedatangan Satpol PP ini untuk berdiskusi karena berada dalam satu sistem pemerintahan. “Wajar kalau ada diskusi mengenai kekurangan personel di Satpol PP. Nanti akan ada langkah-langkah dan enggak parsial tapi bersama-sama jajaran Satpol PP. Dicari di mana kelemahannya, apakah di orang, sarana atau lainnya, sehingga nanti secara komprehensif kita bedah,” ungkapnya.

Diskusi ini, kata Atet, tak sebatas personel tapi hal lainnya. “Nanti kita akan bersinergi dengan bagian hukum, organisasi pemerintahan, BKD, Satpol, dan SKPD yang menangani penertiban seperti Distamkam dan Distarcip,” tandas Atet.

 

 

Sumber : http://klik-galamedia.com