Tersingkir, Persib Tak akan Menyerah pada PS TNI

by -16 views
Jatinangorku.com – Jauh dari standar. Begitu Djadjang Nurdjaman menyebut penampilan Persib, Jumat (27/11) malam. Tengok saja! Individu maupun kolektivitas tim menurun drastis. Kesalahan mendasar banyak terjadi. Keliru mengoperlah, atau kurang cermat mengantisipasi serangan. 
Kesalahan mendasar itu berbuah fatal. Dua gol tercipta bagi kubu lawan, Pusamania Borneo FC lewat aksi Sutan Sama dan Terens Puhiri. Kekalahan itu membuat Persib hanya bercokol di peringkat 4 klasemen Grup C. Persib tak mungkin mengejar tim lain.
“Memang penampilan kami di bawah, semua secara keseluruhan kami turun, gol terjadi akibat kesalahan elementer kesalahan passing dan salah antisipasi,” kata pelatih Persib yang akrab disapa Djanur itu usai laga di Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (27/11).
Bukan bermaksud mencari alasan, Djanur menyebut buruknya perfoma Maung Bandung lantaran persiapan yang optimal. 
Sebelum bertolak ke Surabaya guna melakoni babak penyisihan Grup C, Djanur hanya punya waktu satu pekan mempersiapkan tim. 
Sayang dalam satu minggu tersebut para pemainnya tidak bisa terkumpul komplet. Beberapa di antaranya sedang manggung bersama tim lain di ajang Habibie Cup. 
“Yah penampilan kami tidak cukup baik di lapangan, pertandingan malam hari ini bukan mencari excuse begini lah hasilnya, karena memang di awal saya sampaikan persiapan memang sangat minim,” terangnya.
Bahkan, sebelum pergi ke Surabaya, Djanur sudah berkali-kali menegaskan keyakinannya bisa menorehkan prestasi di turnamen Piala Jenderal Sudirman ini begitu kecil. Namun dia tetap semangat dengan membawa tekad sebagai juara Piala Presiden 2015.
Djanur tidak bisa memungkiri, menjelang laga pembuka tim Persib masih compang-camping. Alasannya, banyak pemain cedera dan kurang personel. Bahkan ada anak asuhnya yang baru saja bergabung satu hari sebelum pertandingan.
“Sebelum berangkat emang saya pesimistis tapi apa boleh buat kita harus ikut, bahkan pergi ke sini (Surabaya) juga banyak pemain baru gabung di sini,” ulasnya.
Djanur juga mengakui faktor lain di luar hal teknis sangat memengaruhi penampilan Persib. Terganggunya mental bertanding akibat beban psikologis pun tak dipungkirinya membuat permainan Maung Bandung sangat jauh dari ekspetasinya.
“(Pemain seperti tidak ingin menang) Ya memang seperti itu, (faktor psikologis) mungkin ada yang membani, yang pasti penampilan jauh dari harapan,” akunya.
Kendati harapan melaju ke babak delapan besar sirna, Djanur menegaskan skuat Maung Bandung tidak akan menyerah begitu saja ketika berhadapan dengan PS TNI, Senin (30/11) mendatang.
Djanur menginginkan laga penutup dengan kesan manis. Dia bertekad menaklukkan PS TNI sebagai pemuncak klasemen sementara Grup C Piala Jenderal Sudirman.
“Masih mencoba, dengan berbuat maksimal, dan ada pemain yang tidak bisa tampil kita coba meraih kemenangan melawan TNI, kita ga mau menyerah begitu saja,” urainya.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/