Tidak Memiliki Izin PT Panjunan Ditutup

by -286 views

Jatinangorku.com – PT Panjunan, agen dan distributor makanan ringan di Dusun Cipeundeuy, RT 02/ RW 12, Desa Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang untuk ditutup paksa karena belum memiliki izin.

“Warga sempat marah karena perusahaan dianggap membandel. Beruntung kami fasilitasi dan pihak perusahaan mau melengkapi izinnya. Izin tetangga dan lain-lain belum keluar, tapi mereka sudah beroperasi,” kata Kepala Desa (Kades) Cipacing, Iwan Kurniawan kepada wartawan, Jumat (12/9).

Sikap perusahaan tersebut menuai kecaman dari warga sekitar, aparat pemerintah desa (pemdes), dan pihak Kec. Jatinangor karena dinilai menyepelekan perizinan.

Iwan menuturkan, pemdes sudah bersikap baik, bahkan sempat memfasilitasi pembuatan izin pada warga, desa, dan kecamatan. Namun mereka keukeuh tidak memenuhi prosedur hukumnya.

“Meskipun bukan perusahaan industri, tetap saja harus mengantongi izin. Mau buat rumah saja harus ada izin, masak ini distributor tidak ada izin?” ujar Iwan yang didampingi sejumlah warga.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kec. Jatinangor, Cevi April Iskandar membenarkan perihal belum adanya izin untuk PT Panjunan.

“Kami sudah memberikan surat peringatan (SP) kepada pihak perusahaan karena aturannya seperti itu. Tetapi mereka sudah beroperasi sebelum izin keluar,” ujarnya.

Tidak hargai Pemerintah

Anggota DPRD Kab. Sumedang, Dadang Rohmawan juga mengaku pernah mendatangi perusahaan dan meminta untuk dilakukan penutupan. Namun entah kenapa, operasional perusahaan tetap berjalan.

“Saya bersama Pol PP Kecamatan sudah menyegel gerbang perusahaan tapi dibongkar lagi. Aneh sekali, perusahaan tidak menghargai pemerintah,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun “GM”, perusahaan mulai menandatangani sewa kontrak dengan PT ABC (pemilik lahan) sejak 30 Agustus 2014. Satu minggu pasca-Lebaran perusahaan mulai aktif, namun sempat dijegal warga, anggota DPRD, dan Muspika Jatinangor.

Sementara itu, menindaklanjuti surat dari Kades Cipacing Nomor 141/103/IX/ DS/2014 yang ditujukan pada Bupati Sumedang, terkait aktivitas perusahaan distributor yang belum memiliki izin, Pol PP Kab. Sumedang mengambil tindakan dengan penutupan sementara.

“Dari pihak desa memohon kepada Bupati Sumedang agar segera menindaklanjuti permasalahan ini. Melalui perizinan dari Pemkab Sumedang dan Kecamatan Jatinangor, kami menutup dengan cara menggembok pintu keluar masuk perusahaan,” ujar Kasat Pol PP Kab. Sumedang, Bambang Rianto.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/