Tiga Penjahat Jalanan Jatinangor Diciduk

by -25 views


JATINANGOR

Unit Reskrim Polsek Jatinangor menciduk tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) spesialis jalanan yang kerap melakukan aksinya di wilayah Jatinangor, Kab. Sumedang dan sekitarnya, Jumat (9/11) di tiga tempat yang berbeda.

Ketiga tersangka yang kini mendekam di ruang tahanan Mapolsek Jatinangor adalah WA (21), GD (19), dan AM (16). Selain mengamankan ketiga tersangka, polisi pun menyita barang bukti alat kejahatan berupa tiga unit sepeda motor, HP, dan senjata tajam berupa golok yang digunakan para tersangka saat beraksi. Petugas kini masih memburu dua pelaku lainnya, rekan tiga tersangka.

Kapolsekta Jatinangor, AKP Riky A.S. kepada “GM”, mengatakan, diciduknya ketiga pelaku kejahatan jalanan tersebut berawal dari laporan salah satu korban ke Mapolsek Jatinangor. Korban yang melintas di Jalan Jatinangor dipepet dua pemuda yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio.

Karena korban melawan, pelaku membacok kepala korban dan setelah itu membawa kabur motor yang dikendarai korban. Korban pun langsung berlari dan segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsekta Jatinangor.

Saat kita menerima laporan, langsung melakukan pengecekan dan penyisiran ke lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, WA berhasil diciduk. “Setelah AW diciduk dan diperiksa, dua rekannya GD dan AM juga berhasil diciduk. Setelah ketiganya berhasil diringkus, kini kita berusaha memburu dua rekannya yang diduga kuat ikut terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Jatinangor dan sekitarnya. Identitas keduanya telah kita ketahui. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat diciduk,” katanya.

Menurutnya, komplotan curas spesialis jalanan ini terbilang licin, dengan sasaran para pengendara sepeda motor dan pejalan kali. “Komplotan penjahat jalanan ini selain menyikat motor yang dikendari korban, bisa juga menjembret tas,” terangnya.

Dari pengakuan para tersangka, mereka sudah menjalankan aksinya sebanyak 9 kali; 4 kali di wilayah Jatinangor dan 5 kali di wilayah Cileunyi dan Rancaekak. Mereka kerap beraksi antara pukul 18.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB. Tempat yang dijadikan lokasi kejahatan adalah jalan yang sepi.

Ketiga tersangka akan dijerat pasal 365 KUH Pidana yaitu poencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun penjara.

sumber : klik-galamedia