Tjahjo Kumolo : Sudah 29 Praja IPDN yang Dipecat

by

 

 

Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, S.H. menegaskan, selama dia bertugas di lingkungan Kementerian Dalam Negeri RI sudah memecat 29 praja yang diduga melakukan pelanggaran disiplin di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Pernyataan Tjahjo itu kepada wartawan usai menyampaikan ceramah umum di depan ribuan Praja IPDN di Aula Balairung Kampus IPDN Jatinangor

Menurut Tjahjo, puluhan praja IPDN yang dipecat atau dikembalikan ke daerah asalnya itu, karena diduga terlibat pelanggaran disiplin di lingkungan tersebut. Di antaranya terlibat pemukulan, perkelahian, asusila dan pelanggaran disiplin lainnya.

Ia pun mengatakan, jika ada lagi praja IPDN yang melakukan pelanggaran serupa, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memecatnya. Hal itu untuk menghindari Kampus IPDN Jatinangor  dari kesan negatif di mata masyarakat.

“Karena itu, para Praja IPDN yang nantinya bakal menjadi aparatur pemerintahan harus disiplin, bersinergi dan membangun interaksi serta berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Tjahjo.

Menurutnya, pentingnya meningkatkan disiplin dan bersinergi dengan masyarakat, para praja itu minimal menjadi camat di tingkat pemerintahan yang paling bawah. Selain itu, menjadi aparatur pemerintahan di tingkat satuan kerja perangkat daerah maupun menjadi kepala dinas.

“Karena para praja ini calon aparatur pemerintah, sehingga harus disiplin,” kata Tjahjo.

Menurut dia, para praja juga harus mencontoh para kepala pemerintahan seperti gubernur, bupati dan pejabat pemerintahan lainnya yang sudah lebih awal sukses menjadi penyelenggara