Tolak Wasit Asing Djanur Setuju Batasi Pemain Asing

by -17 views

Tolak Wasit Asing Djanur Setuju Batasi Pemain Asing

Jatinangorku.com – Menjelang musim baru Liga Super Indonesia (LSI) tersiar kabar PT Liga Indonesia akan melakukan beberapa perubahan regulasi. Di antaranya mendatangkan wasit asing untuk memimpin pertandingan dan memberikan jatah tiga pemain asing kepada setiap klub Indonesia.Rencana regulasi baru tersebut menimbulkan pro dan kontra. Seperti yang diutarakan pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman. Ia menyakan keberatan atas rencana regulasi baru tersebut. Djadjang menilai lebih baik PT LI memperbaiki kinerja perangkat pertandingan yang ada dibanding mendatangkan wasit dari luar Indonesia.

Menurutnya wasit Indonesia masih memiliki kemampuan untuk memimpin laga, walaupun masih ada beberapa keputusan kontroversial.

“Selagi masih bisa diperbaiki, buat apa pakai wasit asing? Federasi mungkin sudah mentok memperbaiki mental wasit. Padahal wasit Indonesia punya kemampuan,” jelas pelatih yang akrab disapa Djanur ini kepada wartawan, belum lama ini.

Meskipun belum lebih baik dari liga negara lain, Djanur berharap liga di Indonesia bisa menjadi lebih baik dan konsisten.

Sementara mengenai isu pembatasan pemain asing untuk setiap klub dari lima menjadi tiga pemain, Djanur menyambut baik. Pembatasan pemain asing, menurutnya secara tidak langsung akan memberi peluang bagi pemain muda lokal yang memiliki kemampuan untuk menambah jam terbang.

“Soal jatah tiga pemain asing, saya sangat menyambut baik. Karena dengan begitu bakal memacu pemain lokal untuk bermain di klubnya,” katanya.

Saat ini setiap klub yang ikut serta dalam kompetisi LSI musim ini memaksimalkan lima pemain asing. Bahkan mayoritas diandalkan untuk ditempatkan di posisi depan dan belakang sebagai ujung tombak.

Jika hal tersebut terealisasi, Djanur memprediksi tidak ada lagi stoppr dan striker yang terus mengandalkan pemain asing. Manfaat lainnya, timnas bisa lebih banyak memiliki stok pemain lokal dengan kemampuan untuk mengharumkan nama bangsa.

“Stoper selalu dihuni pemain asing, striker juga selalu pemain asing. Saya pikir kalau ingin sepak bola maju, harus seperti ini. Otomatis juga bisa menambah stok pemain untuk timnas,” tuturnya.

Sumber : http://klik-galamedia.com