Tomo Ambles, Bandung-Cirebon Via Sumedang Sudah Normal tanpa Pengalihan

by -37 views

Ruas Jalan Raya Bandung-Cirebon tepatnya di Kampung Cireki RT 2/RW 2, Desa Bugel, Kec. Tomo yang sebelumnya ambles, sejak Kamis, 9 Maret 2017 dini hari sekira pukul 3.00, sudah bisa dilalui kendaraan dua lajur dari arah Bandung-Cirebon dan sebaliknya.

Hal itu, setelahnya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI DKI Jakarta, Jabar dan Banten, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengoptimalkan perbaikan sementara ruas jalan tersebut. Perbaikannya dengan pengurukan batu berangkal, perataan dengan sirtu (pasir batu) hingga pemadatan menggunakan sejumlah alat berat. Sementara pengaturan arus lalu lintas kendaraan dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumedang.

“Alhamdulillah, sejak Kamis dini hari sekira pukul 3.00, perbaikan ruas Jalan Tomo yang ambles, kini sudah bisa dilalui kendaraan dua lajur,” ujar Kasat Lantas Polres Sumedang Erwan Dwiyanto ketika dihubungi melalui telefon, Kamis, 9 Maret 2017.

Menurut dia, meski jalannya sudah bisa dilalui dua lajur, proses perataan dan pemadatannya terus berlangsung. Sebab, perbaikan jalannya masih sementara. Ketika jalannya dilalui kendaraan terutama kendaraan angkutan berat dan ditambah lagi hujan besar, ruas jalannya mudah mencekung. “Jadi, walaupun jalannya sudah bisa dilalui dua lajur, proses pengurukan, perataan hingga pemadatan masih tetap berjalan. Dalam waktu dekat ini, jalan tersebut akan diaspal oleh BBPJN Kementerian PUPR,” kata Erwan.

Mengingat proses perbaikan masih berlangsung, lanjut dia, sehingga para petugas BBPJN masih standby di lokasi guna memantau langsung kondisi pascaperbaikan jalan sementara. Tiga unit alat berat disiapkan untuk menguruk, meratakan dan memadatkan jalan apabila melegok lagi. “Tiga unit alat berat sudah di-standby-kan di lokasi,” tuturnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, sejak ruas Jalan Tomo bisa dilalui dua lajur, arus lalu lintas dari arah Bandung -Cirebon dan sebaliknya, berangsur-angsur lancar. Hingga siang tadi, arus lalu lintas kembali normal. Tidak ada kemacetan maupun antrean panjang kendaraan. “Sekarang sudah tidak ada lagi kendala. Arus lalu lintas kendaraan kembali lancar dan normal. Namun, diimbau para pengendara tetap berhati-hati karena perbaikan jalannya masih sementara. Terlebih lagi, kawasan Cireki kondisi tanahnya labil dan mudah bergerak,” ucap Erwan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu 8 Maret 2017, Pelaksana BBPJN Wilayah VI DKI Jakarta, Jabar dan Banten Kementerian PUPR, Fahri ditemui di lokasi jalan ambles mengatakan, sampai sekarang BBPJN belum bisa memastikan teknis perbaikan permanen karena masih menunggu desain kontruksinya. Treatment perbaikan permanen tergantung perencana. Dalam prosesnya, terlebih dahulu dilakukan penelitian kondisi tanah.

“Apakah treatment -nya harus dibuat pancang dan kontruksi jalan beton, itu tergantung perencana. Kami masih menunggu desainnya. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini desainnya bisa selesai,” katanya