Tuding Ahok Lecehkan Alquran, Ribuan Massa HTI Jabar Demo di Gedung Sate

by -44 views
?????

RIBUAN anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jabar mendesak agar aparat hukum mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Aksi tersebut digelar di halaman Gedung Sate Jln. Diponegoro, Bandung, Jumat (14/10/2016).

Dalam aksinya, massa HTI Jabar meneriakan, “Tangkap Ahok, penjarakan Ahok”. Selain itu massa pun memampang poster bertuliskan, “Tangkap dan hukum penghina Alquran” dan “Ahok minta maaf? Penghina Alquran tetap harus dihukum”.

Humas HTI Jabar, Luthfi Afandi mengatakan, aksi unjuk rasa ini tidak ada kaitannya dengan proses pilkada di DKI Jakarta. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan umat muslim terhadap pernyataan Ahok yang telah menghina Alquran.

“Selain menghina Alquran, ahok pun telah melecehkan para ulama,” jelas Luthfi disela aksinya di depan Halaman Gedung Sate Jln. Diponegoro, Bandung, Jumat (14/10/2016).

Seperti telah ramai diberitakan, Ahok di depan warga Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, sebagaimana di simak di youtube menyatakan, “kalau bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin dengan surat al Maidah 51, macem-macem itu. Kalo bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya gapapa”.

“Pernyataan Ahok ini jelas jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap keagungan dan kesucian Alquran. Alquran adalah wahyu Allah SWT yang pasti benar dan pasti akan menuntun manusia pada petunjuk dan jalan kebaikan. Sementara itu, menyampaikan kebenaran Alquran khususnya ayat 51 dari surat al maidah, sebagai dasar haramnya memilih pemimpin kafir adalah dakwah, yang sangat diperlukan agar setiap muslim bisa memilih jalanya dengan benar sesuai tuntunan agama. Bagaimana bisa perbuatan mulia seperti ini dikatakan oleh ahok sebagai pembodohan,” katanya.

Sehubungan hal itu, ia menyatakan, HTI Jabar mengutuk dengan keras pelecehan terhadap Alquran yang dilakukan oleh Ahok sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Ahok secara sadar telah menyatakan orang yang tidak memilih dirinya oleh karena dasar Al Maidah ayat 51 telah dibodohi.

“Itu artinya Ahok telah secara nyata menyebut Alquran sebagai sumber kebodohan, dan siapa saja yang menyampaikan haramnya memilih pemimpin kafir dengan dasar ayat itu juga disebut oleh Ahok sebagai telah melakukan pembodohan,” katanya.

Ia menyatakan, HTI Jabar pun menyerukan kepada umat islam di Jakarta untuk menolak Ahok untuk menjadi Gubernur mendatang. Bagi yang masih mendukung, untuk segera menghentikan dukungannya karena sebagai muslim mestinya berpedoman pada Alquran.

“Tak sepantasnya seorang muslim mendukung calon pemimpin kafir, apalagi yang bersangkutan telah terbukti menghina Alquran,” katanya.