Tugu Binokasih Ditargetkan Selesai April 2016

by -92 views

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang menargetkan pembangunan tugu Mahkota Binokasih tepat di tengah Bundaran Polres di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan, selesai April nanti. Tugu ikon Kabupaten Sumedang itu, akan dikerjakan CV Jaya Berkah Abadi (JBA) dengan sumber anggaran dari dana CSR (corporate social responsibility) Bank Jabar Banten Rp 1,1 miliar.

“Pengerjaannya sekitar 2,5 bulan. Mudah-mudahan April sudah selesai. Kami ingin secepatnya, sebab pembangunan tugu ini sangat monumental menjadi ikon Kabupaten Sumedang yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat. Bahkan bundaran polres beserta tugu Mahkota Binokasih ini menjadi etalasenya wilayah kota Sumedang,” ucap Wakil Bupati Sumedang Eka Setiawan usai meresmikan “Pembangunan Tugu Mahkota Binonasih” di Bundaran Polres, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (1/2/2016).

Hadir, Sekda Kab. Sumedang Zaenal Alimin beserta para kepala dinas dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Direktur CV JBA Nurhayati Somadhanu, Projek Manager CV JBA Garlika Martanegara, pemerhati budaya Rahmat Mulyana dan seniman Rio Restario yang membuat patung Mahkota Binokasih.

Menurut Eka, patung Mahkota Binokasih sengaja dipasang di puncak tugu, karena memiliki nilai sejarah yang tinggi. Berdasarkan sejarahnya, mahkota tersebut peninggalan Kerajaan Pajajaran yang diserahkan kepada Raja Sumedang Larang, Prabu Geusan Ulun. “Karena memiliki nilai sejarah sehingga Binokasih ditetapkan menjadi patung yang akan menghiasi puncak tugu tersebut,” katanya.

Ditanya rencana perubahan nama bundarannya, ia mengatakan, untuk perubahan nama bundarannya, diserahkan sepenuhnya kepada aspirasi masyarakat, tokoh budaya, sejarawan dan seniman Kabupaten Sumedang. “Memang nama Bundaran Polres saat ini kurang cocok sehubungan Mapolres Sumedang sudah pindah ke Jalan Prabu Gajah Agung/Bypass. Diganti dengan nama apa? saya serahkan ke masyarakat. Memang rencananya mau disayembarakan, sekarang masih dalam pembahasan,” tutur Wabup Eka.

Menyinggung tentang target, Direktur CV JBA Nurhayati Somadhanu mengatakan, dirinya optimis pembangunan tugu Mahkota Binokasih akan selesai sebelum target 2,5 bulan. Dalam pengerjaannya sesuai gambar dan kontruksi yang ada. Tinggi tugunya 12 meter, sedangkan diameter patung Mahkota Binokasih sekitar 2 meter. Pembangunan tugu tersebut, akan dibuat indah, kokoh, bahkan akan lebih menguatkan nilai filosofi sebagai lambang dan ikon Kabupaten Sumedang. “Kalau dari gambar, tidak ada kendala yang berarti. Secara teknis, kami pun sudah memperhitungkan dengan musim hujan sekarang ini. Saya akan menjaga amanah (pekerjaan) ini. Kami bersama tim akan membangun sesuai gambar dan kontruksi termasuk mencapai target yang diminta Pak Wabup,” ujar Nurhayati.
.
Projek Manager CV JBA, Garlika Martanegara menambahkan, pembangunan tugu patung Mahkota Binokasih tak sekedar memokuskan keindahan dengan berbagai ornamennya, melainkan harus menonjolkan dan menguatkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam patung mahkota tersebut. Mahkota itu lambang penyerahan kekuasan dari Kerajaan Pajajaran kepada Kerajaan Sumedang Larang. Tak heran, mahkota tersebut menjadi lambang dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Sumedang.

“Jadi dalam pengerjaannya, tak hanya dari aspek esetetika saja, tapi nilai budayanya harus terasa. Kita akan membuat patung Binokasih mirip dengan aslinya yang terbuat dari tembaga. Dari ukuran diameternya aslinya 2 cm, patung Mahkota Binokasih akan diperbesar menjadi diameter 2 meter,” katanya.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/