Turunkan Risiko Serangan Kanker Kulit dengan Kafein

by -85 views

Turunkan Risiko Serangan Kanker Kulit dengan Kafein 

Jatinangorku.com – Kanker kulit pada umumnya disebabkan oleh paparan sinar matahari dengan sinar ultraviolet yang berlebihan. Tidak hanya tabir surya saja yang bisa memberikan perlindungan kulit dari serangan kanker kulit, namun asupan kopi pun juga dapat memberikan perlindungan dari serangan kanker kulit.

Dalam penelitian terbaru diketahui perempuan yang mengonsumsi lebih dari tiga cankir kopi setiap hari mempunyai risiko 21% lebih rendah terhadap pengembangan karsinoma sel basal (KSB), sedangkan untuk pria, jika mengasup kopi lebih dari tiga cangkir dalam sehari mampu menurunkan perkembangan karsinoma sel basal hingga 10 persen. Menurut penelitian paparan sinar matahari dengan radiasi ulraviolet merupakan faktor utama pemicu utama berkembangnya karsinoma sel basal.

Team peneliti menganalisa data yang sudah dikumpulkan dari sekitar 113.000 perawat serta tenaga kesehatan profesional. Peserta dalam penelitian ini diharuskan melengkapi kusioner tentang makanan yang mereka asup serta memberikan informasi dengan jujur mengenai faktor risiko kanker termasuk diantaranya adalah reaksi kulit terbakar, riwayat keluarga dan paparan sinar matahari langsung.

Dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa terjadi penurunan risiko karsinoma sel basal terlihat terhadap peserta yang suka meminum kopi dan peserta yang mengonsumsi jumlah yang sama dari sumber kafein lain, termasuk coklat, teh dan soda.

Seperti dilansir dari laman Foxnews (3 Juli 2012), Jiali Han, professor di Brigham and Women’s Hospital, Harvard Medical School, Boston mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini benar-benar menyarankan bahwa kafein yang terkandung dalam kopi memiliki peran untuk menurunkan risiko karsinoma sel basal.

Menurut Dr Josh Zaichner, dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York, sel-sel kulit yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet dapat dibunuh kafein. Dengan terbunuhnya sel-sel rusak pembentuk kanker kulit, maka hal ini mampu menurunkan risiko terhadap serangan kanker kulit.

Sumber : http://health.diwarta.com