UIN Mencetak 1.178 Sarjana Baru

by -30 views

UIN Mencetak 1.178 Sarjana Baru

Jatinangorku.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung kembali mencetak sarjana baru. Sebanyak 1.178 orang lulusan diwisuda pada acara wisuda ke-58 yang mencakup program pendidikan diploma, S1, S2, dan S3, Minggu (22/9). Pada kesempatan tersebut Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, S.H., M.Hum. memberikan penghargaan kepada 18 lulusan yang berprestasi bidang tahfidz (hafal) Alquran.

Usai wisuda, Deddy mengatakan ciri khas lulusan UIN Sunan Gunung Djati adalah hafal alquran. Namun mereka juga tetap harus bersaing dan tidak hanya menjadi PNS. Sebalikya mengembangkan pengetahuan yang telah dimiliki. 

“Lulusan kami di masyarakat mempunyai nilai plus terutama sisi agama, tentunya harus lebih mengembangkannya bersama masyarakat,” katanya. 

Sedangkan salah seorang lulusan, Melani mustikasari (21) dari Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengatakan, sangat bersyukur mampu menyelesaikan pendidikan dalam 4 tahun. 

Pelepasan lulusan Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) berlangsung haru. Sejumlah mahasiswa tampak menangis saat acara sungkeman kepada orangtua. Acara sungkeman menjadi ciri khas Fakultas FISIP yang dipimpin Dekan, Dr. Sahya Anggara, Drs., M.Si. “Kita gelar ini tak lain agar para alumni terus berkomunikasi satu sama lainnya,” paparnya.

Orangtua wisudawan, Toni Suryadynata (55) mengaku terkesan dengan pelepasan jurusan ini. “Momen seperti ini sangat membekas bagi setiap lulusan,” kata pria asal Tangerang, Provinsi Banten ini.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN SGD Bandung memberikan penghargaan kepada 18 mahasiswa berprestasi yang hafal Alquran. Untuk 30 juz atas nama Wilda Rahmat Fauzi, Asri Khoirunisa, Ahmad Jawawi, Barizati Amalia, M. Subhan, Hanif Habibulloh, Peri Purnama, Ibnu Mahbub, dan Alah Hanipah.

Sedangkan tahfidz 15 juz, yakni Abdul Wahab, Sri Rahmawti, Huriyatun Nida, Rian Fahruji, dan Farul Rozi Ishak. Sementara tahfidz 10 juz, yakni Sherly Devani, Muhamad Nur Hidayat, dan Shofi Mardiyah Salsabila.

Sumber : http://klik-galamedia.com/