UMK Sumedang 2018 Diperkirakan Rp 2,6 Juta

by -115 views

UMK Sumedang 2018 Diperkirakan Rp 2,6 JutaBesaran Upah Minimun Kabupaten (UMK) Kab. Sumedang tahun 2018 diperkirakan mencapai Rp 2.678.028. Perhitungan itu didasarkan atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Nilai UMK sebesar itu dihitung berdasarkan rumus penghitungan besaran UMK dengan angka inflasi nasional 3,72% dan pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan PDB) sebesar 4,99%.

Angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi tersebut, sudah ditetapkan melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tertanggal 13 Oktober 2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto tahun 2017. Surat itu dijadikan sebagai pijakan para gubernur untuk menetapkan besaran UMK kabupaten/kota di Jabar tahun 2018.

“Hasil penghitungan angka inflasi nasional 3,72% dan pertumbuhan ekonomi 4,99%. Dari data itu, nilai UMK Sumedang tahun 2018 berdasarkan PP 78 tahun 2015 sudah bisa diketahui, yaitu Rp 2.678.028,” kata Jarkasih. Ia adalah Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang yang ditemui di kantornya, Selasa 24 Oktober 2017.

Baca juga:
Bagaimana menghitung UMK?
Besaran Nilai UMK 2017 di Jawa Barat

Menurut dia, perkiraan besaran UMK Kab. Sumedang tahun 2018 itu naik 8,71% atau senilai Rp 214.567 dari UMK 2017 sebesar Rp 2.463.461.

Belum ada aspirasi

Kendati perkiraaan nilai UMK Sumedang 2018 berdasarkan PP 78/2015 sudah diketahui, kata dia, rapat pembahasan besaran UMK Sumedang 2018 tetap akan dilaksanakan Dewan Pengupahan Kabupaten Sumedang. Rapat Dewan Pengupahan akan membahas aspirasi dan kepentingan para buruh dan pengusaha terkait besaran UMK 2018. Rapat pleno Dewan Pengupahan akan dilaksanakan November 2017.

Sebelumnya, sudah ada penyampaian aspirasi dari buruh di Jakarta terkait UMK tahun 2018. Mereka menginginkan kenaikan UMK tahun depan senilai 50 dolar AS atau setara Rp 650.000.

“Seandainya di Sumedang, ada tuntutan atau aspirasi buruh terkait besaran UMK 2018, kami akan menampung dan membahasnya pada rapat pleno Dewan Pengupahan,” kata Jarkasih yang juga Ketua Dewan Pengupahan Sumedang.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada tuntutan atau aspirasi dari buruh tentang UMK 2018, baik lisan maupun tulisan berupa surat.

Terkait prosedur pengajuan UMK Sumedang 2018, kata dia, Dewan Pengupahan akan mengajukan besaran UMK Sumedang 2018 kepada bupati. Setelah itu, bupati merekomendasikan besaran UMK dan mengusulkan kepada gubernur dan gubernur yang akan menetapkanny

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com