Unpad Akan Dampingi Mahasiswi WN Malaysia yang Menjadi Korban Pemerkosaan

by -15 views

Unpad Akan Dampingi Mahasiswi WN Malaysia yang Menjadi Korban Pemerkosaan

Jatinangorku.com – Pihak Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung membenarkan salahsatu mahasiswinya asal Malaysia diduga menjadi korban pemerkosaan. Pihak kampus akan mendampingi korban selama proses penyelidikan oleh kepolisian.

“Soal kronologinya kami serahkan pada kepolisian untuk menyelidiknya. Unpad sudah melibatkan tim dari lembaga pengembangan kreativitas kemahasiswaan dan alumni melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan pendampingan pada korban,” ujar Humas Unpad Soni A Nulhakim saat dihubungi detikcom, Senin (19/5/2014).

Tim Unpad juga sudah melakukan pertemuan dengan atase pendidikan Malaysia. Sementara korban saat ini didampingi keluarganya.

“Saat ini keluarga korban sudah ada di Indonesia. Katanya nanti dibawa ke Malaysia untuk pemulihan kondisi korban,” ungkap Soni.

Untuk kasus dugaan pemerkosaan yang dialami korban, menurut Soni, pihak kampus menyerahkan sepenuhnya pada kepolisian untuk mengusutnya hingga tuntas.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan pihaknya masih menyeldiik kasus tersebut. Martinus mengatakan korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (17/5/2014) di Parkiran RM. Grafika Jalan Raya Tangkuban Perahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Polisi telah memeriksa seorang saksi pelapor yang juga merupakan seorang dosen di kampus tersebut. Menurut saksi, awalnya korban akan mengambil uang di ATM yang tidak jauh di kosannya di dalam area kampus di kawasan Jatinangor, Sumedang.

Saat keluar kosan, korban bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenal. Laki-laki itu memanggil nama korban, seolah-olah kenal. Korban sempat menjawab tidak kenal. Namun laki-laki itu menarik dan membekap mulut korban.

“Korban langsung dimasukkan kendaraan. Setelah itu korban tidak ingat apa-apa. Ia hanya merasakan sakit di seluruh badan dan bagian perut bawah,” tutur Martinus.

Untuk mengetahui dugaan adanya pemerkosaan, korban divisum di RS Hasan Sadikin Bandung.

Sumber : http://bewara.co/