Upaya Pelebaran Jalan Terkendala Sulitnya Pembebasan Lahan

by -82 views

Upaya Pelebaran Jalan Terkendala Sulitnya Pembebasan Lahan

Jatinangorku.com – Upaya pelebaran ruas jalan kabupaten di wilayah Sumedang kota, terkendala sulitnya pembebasan lahan dan bangunan. Apalagi masyarakat pemilik lahan dan bangunan, belum tentu bersedia jika tanah dan bangunannya dibebaskan untuk pelebaran jalan.

“Memang untuk saat ini, kami belum memprogramkan pelebaran jalan di wilayah Sumedang kota. Sebab, pembebasan lahan dan bangunannya yang sulit. Lagi pula, belum tentu warga pemilik lahan dan bangunan bersedia jika tanah dan bangunannya di pinggir jalan dibebaskan. Namun, terkait pembebasan lahan dan bangunan tersebut, kewenangan Dinas Pertambangan Energi dan Pertanahan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab. Sumedang, Sujatmoko di Sumedang, Minggu (15/6/2014).

Menurut dia, pihaknya sangat mendukung jika Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo), sedang memprogramkan untuk memperbesar setiap perempatan di wilayah Sumedang kota.

Harapannya, program tersebut diikuti dengan pelebaran jalan kabupaten oleh Dinas PU. Alasannya, masih ada ruas jalan kabupaten di Sumedang kota yang dinilai sempit sehingga menimbulkan kemacetan kendaraan.

“Kami juga mendukung Dishub memiliki program memperbesar setiap perempatan. Memang, lebih bagus lagi kalau ruas jalannya sekalian dilebarkan. Cuma persoalannya, pembebasan lahan dan bangunannya yang susah. Kesulitannya, negoisasi harga dengan masyarakat sulit mencapai kesepakatan. Seperti halnya saat pembebasan lahan dan bangunan untuk pembangunan Bundaran Polres. Selain untuk pembangunan bundarannya, sekaligus juga untuk pelebaran jalan negara dan kabupaten,” tutur Sujatmoko.

Sebetulnya, kata dia, lebar jalan kabupaten di wilayah Sumedang kota sudah memenuhi kriteria. Semua lebar jalan kabupaten sudah memenuhi standar minimal 3,5-4 meter.

Terlebih untuk meningkatkan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, salah satu syaratnya lebar jalannya harus minimal 3,5-4 meter. “Jadi, semua jalan kabupaten sudah memenuhi kriteria yang ditentukan,” katanya.

Sujatmoko menjelaskan, terlepas sulitnya pembebasan lahan dan bangunan milik warga, memang idealnya ruas jalan kabupaten di wilayah Sumedang kota perlu dilebarkan.

Lebarnya, minimal mendekati lebar jalan provinsi sekitar 6-7 meter dan jalan negara 9 meter. Apalagi wilayah Sumedang kota dilintasi jalan negara yakni Jalan Raya Bandung-Cirebon. Dari mulai perempatan polres di Kec. Sumedang Selatan hingga bundaran Alamsari di Kec. Sumedang Utara.

Ada beberapa jalan kabupaten yang bersinggungan langsung dengan jalan negara. Misalnya, Jalan Kutamaya, Serma Muhtar dan Jalan Angkrek. Perbedaan lebar jalan kabupaten 3,5-4 meter dengan lebar jalan negara 9 meter, diakui nilai jomplang.

“Memang idealnya, jalan kabupaten harus dilebarkan. Setidaknya mendekati lebar jalan provinsi atau jalan negara. Akan tetapi, upaya pelebaran jalan ini mesti didukung oleh masyarakat, terkait pembebasan lahan dan bangunannya. Mereka harus bersedia jika tanah dan bangunannya dibebaskan dengan harga wajar,” tutur Sujatmoko.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/