Wabup Sumedang akan Tinjau Lokasi Pemindahan Warga Jatigede

by -70 views

Jatinangorku.com – Wakil Bupati Sumedang Eka Setiawan akan meninjau lokasi pemindahan warga terdampak Jatigede, Sabtu (13/2/2016) nanti. Selain meninjau, Wabup Eka pun akan memberikan bantuan bronjong, sembako dan pakaian untuk warga terdampak. Para pejabat sudah diintruksikan untuk hadir supaya bisa merasakan langsung kondisi warga terdampak Jatigede sekalian menampung aspirasi dan kebutuhan mereka.

“Untuk lokasinya belum ditentukan, masih dicari dulu yang cocok. Yang pasti lokasinya di salah satu lokasi pemindahan warga terdampak Jatigede,” kata Wabup Eka Setiawan usai menghadiri “Syukuran Hari Pers Nasional di Kabupaten Sumedang” di Graha Insun Medal (GIM) Jalan Prabu Geusan Ulun, Sumedang, Selasa (9/2/2016).

Menurut dia, bantuan bronjong itu untuk penahan tanah yang labil supaya tidak longsor. Sementara pemberian sembako dan pakaian, wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan pemerintah dalam membantu meringankan beban warga terdampak Jatigede. Walaupun mereka sudah mendapatkan kompensasi dari pemerintah pusat berupa uang tunai untuk rumah pengganti dan uang santunan, mereka tetap harus dilindungi dan dibantu kesulitannya.

“Mengingat mereka banyak yang pindah berkelompok di satu tempat, sehingga kami berinisiatif membantu penyediaan fasilitas umum dan sosial (fasum dan fasos) di lokasi pemindahannya,” katanya.

Sebetulnya, ucap Eka, penyediaan fasum dan fasos di lokasi pemindahan warga terdampak Jatigede menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Sebab, sebelum pemberian kompensasi berupa uang tunai, pemerintah pusat sudah menyediakan ratusan rumah untuk relokasi warga Jatigede di Desa Sakurjaya, Kec. Ujungjaya dan Kec. Conggeang. Pemukiman itu, sudah termasuk fasum dan fasosnya, seperti jalan lingkungan, listrik, penyediaan air bersih dan sarana ibadah.

“Nah, seharusnya penyediaan fasum dan fasos di lokasi pemindahan warga terdampak, tetap menjadi urusan pemerintah pusat. Namun, dikarenakan pemerintah pusat tidak menyediakannya sehingga kami berinisyiatif untuk menyediakannya karena sangat dibutuhkan warga,” ujarnya.

Dikatakan, untuk penyediaan fasum dan fasos tersebut Pemkab Sumedang sudah mengusulkan bantuan anggaran kepada Pemprov Jabar sebesar Rp 90 miliar. Dari usulan tersebut, Pemprov Jabar sudah menyetujui untuk membantu Rp 45 miliar. Di luar dugaan, anggaran yang disetujui Rp 45 miliar tersebut, ternyata hanya cair Rp 5,6 miliar.

“Terus terang saya sangat kecewa. Padahal, penyediaan fasum dan fasos sangat urgen untuk kepentingan warga terdampak Jatigede. Mereka sangat membutuhkan bantuan pemerintah. Katanya, anggaran untuk fasum dan fasos Jatigede digeser untuk membiayai PON,” ujarnya mengeluhkan.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/