Wakapolda Jabar Ajak Masyarakat Awasi Peredaran Miras dan Narkoba

by -10 views

Jatinangorku.com – Wakapolda Jabar M. Taufik mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa Barat khususnya Kab. Sumedang untuk bersama-sama mewaspadai, mencegah sekaligus memberantas peredaran dan penjualan minuman keras (miras), miras oplosan dan narkoba.

Terlebih akhir-akhir ini di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Jawa Barat termasuk Kab. Sumedang, telah terjadi kasus peredaran dan penjualan miras oplosan yang menimbulkan banyak korban jiwa.

“Dampak miras oplosan, para korbannya meninggal dunia dengan sia-sia. Dalam miras oplosan itu mengandung alkohol 75 persen hingga 95 persen. Bahkan pengolahannya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Jawa Barat khususnya Kab. Sumedang untuk mewaspadai dan melakukan pencegahan supaya kejadian miras oplosan ini tidak terulang kembali,” kata Wakapolda Jabar M Taufik disela “Deklarasi Anti Minuman Keras dan Narkoba Masyarakat Kab. Sumedang” di Lapangan Upacara kantor Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Pemkab Sumedang, Jln. Prabu Gajah Agung, Sumedang, Rabu (17/12/2014).

Meski demikian, menurut dia, jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar telah melakukan penindakan dengan menangkap para pelaku pengedar dan penjual miras oplosan sekaligus menyita barang buktinya.

Begitu pula pemda kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk Pemkab Sumedang, telah melakukan operasi razia minuman keras dan miras oplosan yang berpijak pada peraturan daerah tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol.

“Bagi para pelaku pengedar dan penjual miras oplosan dijerat dengan pasal berlapis, yakni ketentuan pidana pasal 204 dan 137 KUHP dan Undang-Undang No. 18/2012 tentang Pangan. Ancaman hukumannya, maksimal 20 tahun penjara. Dengan pasal berlapis tersebut, berbagai bentuk peredaran miras oplosan termasuk miras dan narkoba bisa dicegah. Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan seluruh masyarakat terutama para generasi muda bisa terhindar dari barang haram tersebut yang menjadi akar dari kejahatan dan kriminalitas,” kata M. Taufik.

Ia mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Polres Sumedang maupun Pemkab Sumedang yang sudah melakukan terobosan dengan menggelar acara deklarasi anti miras dan narkoba bersama unsur muspida (musyawarah pimpinan daerah) Kab. Sumedang dan seluruh elemen masyarakat.

“Saya memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pelajar yang sudah berkomitmen menolak peredaran dan penjualan miras, miras oplosan dan narkoba. Dengan komitmen ini diharapkan kita bisa membangun karakter bangsa yang bermartabat dan berakhlak baik. Deklarasi ini berlangsung serempak di

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/