Warga Cibeusi Pertanyakan Kelanjutan Tol Cisumdawu

by -391 views



JATINANGOR (GM) – Warga Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang hingga kini mempertanyakan kelanjutan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Pasalnya di wilayah Jatinangor, khususnya Desa Cibeusi belum ada sosialisasi, apalagi pembebasan lahan.

Demikian disampaikan Ketua Tim 9 untuk pembebasan lahan Tol Cisumdawu wilayah Jatinangor, Adam Ismail kepada wartawan di Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor, Rabu (9/5).

Menurut Adam, saat ini banyak warga Desa Cibeusi mempertanyakan kepastian proyek tersebut. “Bila dihitung secara materi jelas sangat rugi. Mengingat tanah saya yang tadinya mau dibangun untuk kontrakan jadi tidak pasti,” katanya.

Ia khawatir saat tengah membangun, pembebasan tanah justru dilakukan. Karena itu, warga mempertanyakan rencana Tol Cisumdawu untuk wilayah Cibeusi ini.

“Banyak warga mendatangi kantor Desa Cibeusi karena belum mendapatkan jawaban pasti. Kami minta pihak terkait segera memberikan penjelasan,” ujarnya.

Dikatakan Adam, wacana Tol Cisumdawu yang digulirkan sejak 2007 tersebut telah memberikan harapan besar bagi para pemilik lahan. Mereka disebut-sebut akan mendapatkan ganti rugi yang sepadan. “Hanya, menginjak akhir 2011 janji pemerintah untuk segera bayar ganti rugi ini masih belum terealisasi,” ujarnya.

Ditambahkan, sejak rapat pertama kali tahun 2007 di Plaza Padjadjaran Jatinangor, Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Kab. Sumedang menjelaskan lahan warga yang sudah dipatok tidak diperkenankan untuk dibangun.

“Hampir 5 tahun lamanya, warga menanti dan membiarkan lahannya kosong karena imbauan pemerintah itu. Namun dengan begitu saja mereka membatalkannya. Seharusnya, jika batal pemerintah menindaklanjuti agar warga tidak kecewa,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Cibeusi, Ruyani saat dikonfirmasi mengaku senantiasa bekerja sama dengan para pemilik lahan yang akan dilintasi proyek tol.

“Berdasarkan data, pembebasan tanah di Desa Cibeusi untuk proyek tersebut akan melintasi lima RW,” katanya.

sumber : klik-galamedia.