Warga Kampung Cikuda Tolak Wacana Pengaktifan Kembali Jalur Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari

by

Warga Kampung Cikuda, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menolak wacana Pemprov Jawa Barat soal pengaktifan kembali jalur kereta api Rancaekek-Tanjungsari.

Di Kampung itu, ada Jembatan Cikuda yang diketahui merupakan jalur kereta api nonaktif Rancaekek-Tanjungsari yang telah berhenti beroperasi sejak 1978.

Anih (69) warga Kampung Cikuda, mengatakan bila pemerintah mewujudkan rencana pengaktifan kembali jalur kereta api tersebut, warga sekitar akan tergusur.

“Posisi rumah saya kan dekat jembatan,” kata Anih di Kampung Cikuda, Selasa (18/9/2018).

Tisna (40), warga lain di desa itu, juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, seharusnya jembatan tersebut tetap menjadi akses bagi pejalan kaki dan mahasiswa di sekitar jembatan.

“Manfaatnya banyak, adanya jembatan ini mempersingkat waktu perjalanan dibandingkan lewat jalan raya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akan membangun lintasan kereta api di wilayah Jalur Selatan. Hal tersebut dilakukan agar Jawa Barat seperti di negara-negara Eropa.

Di negara-negara Eropa, ucapnya Ridwan Kamil, semua wilayah terhubung dengan lintasan kereta api. Jika hal yang sama diterapkan di Jawa Barat, ekonomi dan pariwisata bisa lebih berkembang.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Jabar, rencana pengaktifan kembali jalur kereta api juga meliputi Jalur Stasiun Cibatu- Garut-Cikajang, Stasiun Bandung-Ciwidey, dan Stasiun Banjar-Pangandaran-Cijolang

 

 

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com