Warga Sumedang Desak Perbaikan Jalan

by -46 views

Sejumlah warga mengeluh karena jalan di Kabupaten Sumedang yang rusak berat. Kerusakan jalan tersebut tak hanya menganggu kenyamanan para pengendara, tapi dampak terburuknya bisa mengundang kecelakaan lalu lintas hingga menelan korban jiwa masyarakat.

Salah satu ruas jalanyang rusak terletak di Tanjakan Kadongdong yang berada di ruas Jalan Conggeang-Ujungjaya, tepatnya di Desa Cacaban, Kecamatan Conggeang. Selain itu, beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Tanjungkerta. Salah satunya ruas Jalan Cipadung-Cisempak yang kondisinya rusak berat.

Menurut warga sekitar, akibat jalannya rusak berat, di Tanjakan Kadongdong sering terjadi kecelakaan kendaraan. Bahkan sempat ada truk yang mundur akibat tak kuat menanjak hingga akhirnya terguling. Kecelakaan tunggal itu, merenggut korban jiwa. 

“Di Tanjakan Kadongdong, banyak kendaraan yang tidak kuat menanjak. Kondisi tersebut, salah satunya dipicu akibat jalannya rusak berat. Dulu, pernah ada korban tewas akibat kendaraannya mundur lagi lalu terbalik,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Desa Cipelang, Kec. Ujungjaya, Oom Kartomadjaja di Ujungjaya, Senin 10 April 2017.

Menurut dia, kondisi permukaan jalan di Tanjakan Kadongdong sepanjang 10 meter dinilai memprihatinkan. Lapisan aspal hotmix-nya banyak yang terkelupas. Bahkan ada yang sama sekali hilang tergerus air sehingga terlihat lapisan batu dan pasir yang licin. Akibat lapisan aspal hotmix-nya banyak yang terkelupas, sehingga jalannya bergelombang hingga membahayakan kendaraan yang melintas.

“Karena kerusakannya sangat parah, sehingga kami meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) supaya segera memperbaiki jalan di Tanjakan Kadongdong. Apalagi ruas jalan tersebut, satu-satunya akses jalan untuk masyarakat di Kecamatan Conggeang dan Ujungjaya,” kata Oom.

Dikatakan, meski menurut informasi perbaikan ruas Jalan Conggeang-Ujungjaya akan dilaksanakan tahun ini, ia meminta kepada Dinas PUTR agar memprioritaskan perbaikan jalan di Tanjakan Kadongdong. Upaya penanganannya harus secepatnya, sebelum menimbulkan kecelakaan kendaraan hingga menimbulkan korban jiwa. “Untuk Tanjakan Kadongdong ini, penanganannya harus disegerakan sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Oom.

Ketika dihubungi melalui telefon, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumedang, Sujatmoko tak memungkiri kerusakan ruas Jalan Conggeang-Ujungjaya sepanjang 12 km. Tanjakan Kadongdong berada di dalam ruas jalan tersebut. Perbaikan ruas jalan Conggeang-Ujungjaya akan dilaksanakan tahun ini. Anggarannya sebesar Rp 2 miliar, masing-masing dari provinsi Rp 1,5 miliar dan APBD Sumedang Rp 500 juta. 

“Teknis perbaikannya tergantung kerusakannya. Ada yang diaspal hotmix, ada juga yang dibeton. Untuk jalan yang dibeton, yang kondisi jalannya rusak berat dan sering tergenang air,” tuturnya.

Tak hanya memperbaiki ruas Jalan Conggeang-Ujungjaya saja, kata dia, termasuk sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Tanjungkerta. Salah satunya, ruas Jalan Cipadung-Cisempak sepanjang 8 km. Ruas jalan itu pun akan diperbaiki tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Anggaran sebesar itu, masing-masing dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat Rp 5 miliar dan APBD Kab. Sumedang Rp 2 miliar.

“Sebetulnya, kami bukan tak ingin memperbaiki seluruh ruas jalan kabupaten yang rusak berat. Karena anggarannya terbatas, sehingga kami menerapkan skala prioritas dalam perbaikannya. Ketersediaan anggaran, masih jauh dari kebutuhan anggaran sekitar Rp 600 miliar. Meski demikian, kami secara bertahap terus melakukan perbaikan jalan. Alhamdulillah, jalan yang rusak secara bertahap terus berkurang. Dari asalnya jalan rusak di Kabupaten Sumedang sekira 60% dari panjang jalan keseluruhan 774 km, kini tinggal tersisa 40%,” tutur Sujatmoko.