Waspada, Banyak Dijual Ban Dalam Motor Palsu

by -74 views

Waspada, Banyak Dijual Ban Dalam Motor Palsu

Jatinangorku.com – Para pengendara sepeda motor diminta waspada ban dalam sepeda motor palsu marak beredar. Selain cepat rusak dan gampang meledak, penggunaan ban palsu ini mengancam keselamatan pengendara.

“Ban dalam palsu ini dibuat tanpa standar mutu, gampang meledak dan ini membahayakan pengendara,”kata Kapolsek Jatiuwung Komisaris Alamsyah Pelupessy, Jumat 27 September 2013.

Alamsyah mengatakan, ban palsu ini sudah beredar luas sehingga para pengendara sepeda motor diminta untuk lebih jeli ketika membeli ban dalam.

Ari Arsa, 30 tahun, salah satu pengendara sepeda motor mengaku sempat mengalami ban dalam yang meledak seketika.” Padahal baru ganti sehari, “katanya. Menurutnya, ia membeli ban dalam itu ketika berada di tukang tambal ban seharga Rp 30 ribu.” Saya tidak tahu kalau ban itu palsu,” katanya.

Ia pernah dalam sehari harus menambal ban sebanyak lima kali.”Karena bannya kempis terus, padahal belum lama ganti ban,”katanya.

Juru bicara PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban terbesar di Tangerang Ismail mengakui jika pemalsuan ban dalam sepeda motor ini tidak hanya merugikan perusahaan saja, juga konsumen.

“Ban-ban itu dibuat tanpa melalui standar mutu yang berlaku, pada akhirnya meningkatkan resiko keselamatan pengguna ban dalam palsu itu,”katanya.

Menurut Ismail, pihaknya banyak mendapatkan laporan soal maraknya edaran ban palsu tersebut. “Ternyata ban palsu ini sudah beredar di seluruh Indonesia,”kata Ismail. PT Gajah Tunggal,  memegang lisensi IRC di Indonesia sangat dirugikan dalam kasus pemalsuan ini. ” Tidak hanya rugi materi, tetapi juga immaterial, serta nama baik perusahaan jadi jelek,”katanya.

Ismail mengimbau agar konsumen lebih berhati-hati dalam membeli ban. Ia memberikan tips untuk membedakan ban dalam palsu dan asli.

Menurutnya, ban dalam asli jika dilihat dari visual warnanya hitam kusam, bau ban dalam tercium tidak menyengat dan pada karet pentil terdapat logo pembuat pentil (huruf H). Sementara pada ban dalam palsu, warna ban terlihat hitam mengkilat, baunya sangat menyengat dan tidak terdapat logo huruf H pada karet pentil. 

Sebanyak 34.030 ban dalam, disita dari tujuh tersangka pelaku pemalsuan ban dalam sepeda motor itu. S dan R berhasil dibekuk, sementara U, AP, AL, J dan E masih diburu.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com